Panjat pinang adalah kegiatan atau perlombaan dimana orang-orang berlomba-lomba untuk memanjat tiang atau pohon untuk meraih sesuatu yang ada diatasnya, terdapat gotong royong dalam panjat pinang karna biasanya dibeberapa daerah tiang yang dipanjat diberikan pelicin agar para pemanjat kesulitan.

Berasal dari jaman penjajahan Belanda, panjat pinang diadakan orang Belanda jika sedang ada acara besar seperti pernikahan atau hajatan. Peserta panjat pinang adalah orang-orang pribumi, hadiah yang dijadikan rebutan bisa berupa beras, pakaian, roti, dan gula.

Panjat pinang sampai saat ini masih bertahan, bahkan menjadi sebuah kegiatan dalam acara perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.

Beberapa pihak memandang negatif kegiatan panjat pinang ini karna dianggap warisan penjajah Belanda. Panjat pinang dianggap tidak mendidik dan tak sesuai dengan semangat kemerdekaan dan hanya justru mengingatkan pada jaman penjajahan. Beberapa pihak lain memiliki sudut pandang berbeda dan tidak mempermasalahkan panjat pinang ini. Meski memiliki sejarah yang buruk, panjat pinang dianggap sebagai simbol untuk mengenang sejarah dan semangat dalam melawan penjajah. Panjat pinang juga dianggap mengandung makna persatuan, kerja sama, kerja keras, dan pantang menyerah.

Apapun tanggapan beberapa pihak terhadap panjat pinang, kegiatan ini tetap menjadi sesuatu hal yang unik di Indonesia.