Emang seru ya kalau ngomongin kamera gitu, rasanya ga ada habisnya, mungkin karna sejarah panjang kamera dan begitu banyaknya jenis kamera yang ada di dunia.

Kamera film yang desainnya vintage-vintage itu ternayata masih disukai sampai sekarang ini, walaupun sudah banyak banget kamera-kamera canggih mulai dari yang jenisnya mirrorless, DSLR, sampai yang tahan banting semacam GoPro, GoPro aja sekarang sudah ada yang GoPro Her07, time flies.

Kenapa kamera yang desainnya jadul itu disukain sampai sekarang? Kebanyakan setuju karna style-nya itu ga akan mati, alias bakalan enak terus buat dipandang. Bahkan merk-merk kamera kayak Fujifilm, Canon, Nikon Olympus yang kameranya keren-keren lucu itu masih beradaptasi dengan desain kamera-kamera jadul jaman baheula dan orang-orang malah pada senang lihatnya, karna punya kesan memorable, vintage dan unik.

Ngomongin kamera jadul, kita ada Fuji STX-2, sama lensa 50mm F1.9. pamer dikit ya

Ini kamera masih okay banget disamping view finder-yang sudah kotor, kalau orang rabun ga akan enak pakai kamera yang view finder-nya kotor. Build Quality masih okay sampai sekarang ini, tahan bantingnya kerasa walaupun ga pernah dibanting.

Fuji STX-2 dibuatnya waktu tahun 1980an, ada TTL terus ada light meter juga. Ini kamera bisa dibilang langka, karna yaaa emang langka. gitu aja.

Lanjut nih dengan Pentax KX, punya temen, namanya Bagas. Orangnya biasa aja, tinggi tapi biasa aja. https://www.instagram.com/bagasapradipta/

Informasi untuk kamera satu ini agak susah dicari, karna emang kurang banget pemakainya, secara keseluruhan ini kamera berat, fiturnya juga mirip-mirip sama Fuji STX2, tapi ini Pentax KX ga punya Light Meter bawaan. Ini kamera kira-kira sama umurnya sama Fuji STX2.

Next, kita ada kamera buatan Russia, atau yang dulu dikenal Soviet Union. Beh.

Cakep ga sih? Kalau pegang ini kamera pasti keinget jaman perang dulu, lihat aja desain lensanya, tua abis tapi masih asik. FED3 ini penerus dari FED2. ada banyak jenis FED3 dan dapat dipastikan FED3 satu ini yang PE0630, 

Kita lanjut dengan fakta-fakta seputar kamera film:

1. Warna film selalu enak dilihat

Secara pribadi ya film itu emang enak dilihat, rasanya ya kayak ada filter-filter-nya gitu, terus punya kesan kalau suatu momen yang diambil dengan kamera film bisa bercerita dengan kesan tersendirinya. Motret pake kamera film juga buat kita lebih menghargai satu klik-an di shutter release kamera itu sendiri, karna beda dari kamera digital biasa, kamera film ga akan bisa langsung dilihat hasilnya, harus dicuci dulu baru deh bisa dinikmati anunya.

2. Ga mahal mahal banget tapi…

Kamera film bisa didapati dipasar seken, atau bisa juga tanya-tanya lewat kita kalau mau beli. Harganya tergantung kondisi, bisa kisaran 500 sampai 1,5 juta Rupiah sudah termasuk lensa yang nempel dengan kamera filmnya. Pokoknya kalau beli di pasar seken jangan lupa buat nawar deh. Emang ga mahal sih ya kamera film, tapi jangan lupa kita juga harus beli roll atau gulungan filmnya, nah ini bisa lumayan susah dicari, saran sih supaya gabung di komunitas biar kalau ada apa-apa tinggal bertanya dengan baik dan benar. Ingat, setelah motret dengan kamera film kalian juga harus lanjut mencucinya dan jangan suruh pembantu dirumah kalian buat nyuci film, carilah tempat cetak foto di daerah kalian yang masih terima pencucian film, agak sulit sih, tapi semua akan sepadan dengan hasilnya.

Sedikit tips, coba kalian tanya mama, papa, om atau tante kalian atau kalau bisa nenek dan kakek kalian, biasanya kamera film itu disimpan orang tua kita, tanya deh, siapa tahu ada ya kan?

3. Setting kamera film

ISO ga bisa diubah seenak jidat kita 🙁 terus kita juga lebih baik sering-sering berlatih memahami kondisi cahaya, karna fotografi adalah soal cahaya. Sedikit tips, cobalah untuk beli beberapa roll atau gulungan film tadi dengan ISO yang berbeda-beda. untuk latihan memahami si dia (cahaya) coba donwload lalu install  software light meter di smartphone kalian.

4. Semua serba manual

Disinilah kalian akan terlihat keren dan puas menggunakan kamera film, semua serba manual, berlatih dan terbiasalah dengan kamera manual. Mulai dari shutter speed, bukaan lensa, ISO, sampai memfokuskan lensa kamera.

5. Komunitas

Bergabunglah dengan komunitas kamera film atau buat komunitas sendiri, cara lain kalian bisa gunakan instagram dengan hashtag yang berhubungan dengan kamera film untuk cari-cari informasi, contoh: #kamerafilm #filmneverdies #jualkamerafilm dan sejenisnya. Hal ini penting karna dunia fotografi tidak akan ada habisnya dan selalu saja ada yang bisa dipelajari dan dibahas. Seru.